Kiper Midtjylland Dihukum Wasit karena Menangkap Bola yang Ditendangnya

117 views

Faktor angin yang bertiup di dalam stadion jarang terlihat di laga-laga tim divisi paling atas Eropa. akan tetapi, jangan remehkan efeknya pada waktu itu bermain di kandang Club kecil. Kecepatan angin bertiup melewati tribun stadion terbukti bisa menjadi penentu hasil akhir kompetisi.

nasib baik, tim yang baru-baru alaminya ialah eks lawan Manchester United di Europa League, FC Midtjylland. Dalam kompetisi Superliga melawan SonderjyskE itu, Datang-Datang ada angin bertiup amat kencang melintas diatas stadion.

Di pertengahan babak ke-2, kiper Johan Dahlin menendang bola dari depan gawangnya sendiri jauh ke depan. Para pemain di tengah sudah bersiap-siap berebut bola. disebabkan bolanya lebih tinggi dari tribun paling atas, tatkala kecepatan angin layaknyanya amat kencang, bolanya justru kembali ke arah gawang Midtjylland.

Kejadian aneh ini diadakan di kandang SonderjyskE, Sydbank Park stadium, tatkala kedudukan tetap 0-0. Naluri Dahlin sesungguhnya sudah benar. ia tak ingin bolanya difungsikan lawan, lalu sang kiper menangkap bola yang baru saja ia tendang sendiri ke tengah lapangan.

Melihat kejadian ini, wasit meniup peluit disebabkan menganggap ada kesalahan. Tuan Tempat Tinggal dihadiahi Sepakan bebas. Sebab, teknis seorang kiper memang tidak diperbolehkan menangkap bola yang ditendangnya sendiri.

selanjutnya Dahlin dan Midtjylland kalah 0-1. Hasil itu bikin mereka turun ke peringkat ke-4 klasemen, akan tetapi SonderjyskE naik ke posisi keenam.

Kejadian yang sama juga pernah dihadapi juga oleh sesuatu tim dari isthmian League Division One North, level ke 8 dari piramida liga inggris.

kompetisi tandang Romford di kandang Thurrock ini (2015) selesai 1-1 disebabkan Pertolongan angin. Bek Thurrock, Kamarl Duncan, menendang bola ke arah wilayah lawan. akan tetapi, ada angin amat kencang dan bolanya tertiup kembali ke arah gawangnya sendiri. Kiper tidak mampu menangkap bola dan akibatnya berlangsunglah gol bunuh diri yang aneh.

logo