Moeldoko: Sepak Bola Harus Bisa Menyatukan…

348 views

Persaingan mendekati pemilihan Ketua Umum PSSi semakin panas. Beberapa calon ketua umum mulai diserang isu negatif. Salah satunya ialah Moeldoko.

eks Pang5 TNi itu dikabar anginkan bakal memuat pengambil inisiatif-pengambil inisiatif yang pernah menempati PSSi era La Nyalla Matalitti.

Moeldoko pun selanjutnya dinilai tak mencukupi slogan Football For All yang diusungnya. akan tetapi, Moeldoko melakukan bantahan tuduhan tersebut

Dia berterus terang mempunyai kriteria spesifik untuk orang yang akan bekerja sama juga nya jika tertunjuk Selayak Ketum PSSi.

“Kami akan menggerakkan organisasi prinsip 3R, yakni recruit, retain, dan remove,” tutur Moeldoko dalam rilis yang diterima KOMPAS.com, Sabtu (15/10/2016).

Recruit bermakna Moeldoko ingin merekrut sosok yang punya kemampuan. Selama ini, Moeldoko senantiasa mengucap dgn tegas ingin bekerja sama juga pengambil inisiatif-pengambil inisiatif visi dan misi sejalan.

akan tetapi retain, Moeldoko akan menjaga sosok-sosok yang punya kapabilitas mumpuni.

tidak dapat dimungkiri, Walau PSSi sedang rusak, tetap ada sosok-sosok yang kemampuannya diperlukan untuk membenahi organisasi.

menimpa remove bermakna Moeldoko ingin menyetrip pengambil inisiatif yang tidak bisa bikin pergantian di PSSi dan tatanan sepakbola indonesia.

“Saya senantiasa menyebutkan bahwa sepakbola tidak boleh cuma dikuasai satu kelompok. sepakbola harus bisa menyatukan. Bukan cuma menyatukan pengurus, tetapi yang lebih mutlak menyatukan bangsa,” tutur Moeldoko.

Peraih Bintang Adhi Makayasa 1981 itu juga memungkiri tak mempunyai semangat nusantara.

Dia berterus terang ingin memuat manusia dari beragam wilayah di indonesia jika tertunjuk Selayak Ketum PSSi.

Syaratnya, manusia tersebut harus mempunyai kemampuan bagus, serta sejalan visi dan misi Moeldoko.

berbasickan dia, perihal tersebut perlu dikerjakan disebabkan manusia tersebut mempunyai pemahaman tentang sepakbola di wilayahnya masing-masing.

“indonesia itu terdiri atas banyak wilayah. Di setiap wilayah tentu ada yang amat paham sepakbola. Mereka ingin saya rangkul. Saya senantiasa berprinsip, keberhasilan tidak diraih sendirian. berhasil itu -sama, bahu-membahu,” tutur Moeldoko.

logo