Pikiran Harry Kane Sudah ke Mana-Mana

161 views

Pikiran Harry Kane Sudah ke Mana-Mana - Harry Kane bisa saja masih mengenakan kostum Tottenham Hotspur dan masih menyandang ban kapten mereka, namun sepertinya asumsi striker Inggris ini sudah bertualang ke mana-mana.

Semusim terakhir, spekulasi kepergian Kane berasal dari Tottenham tetap menguat. Dia memang setia membela Spurs lebih dari satu tahun terakhir, namun kecuali tidak kunjung meraih trofi, sepertinya pemain paling setia pun akan goyah.

Kane merupakan tidak benar satu striker paling Daftar IDN Poker mematikan di sepak bola Eropa lebih dari satu musim terakhir. Tercatat, dia sudah mencetak 181 gol berasal dari 278 penampilan dengan Spurs.

Striker dengan kualitas seperti itu tahu tidak akan susah mencari klub baru. Kane ada di posisi memilih, tidak benar satunya ada Manchester United.

Maret 2020 lalu, Kane menjadi berkata soal era depannya. Dia mengakui bahwa meraih trofi adalah ambisi besar dan dapat saja meninggalkan Tottenham andai sudah menjadi klub London itu tidak bergerak ke arah yang tepat.

Situasi Kane unik, setia, namun godaan meraih trofi begitu besar. Hal yang sama dulu dialami Dimitar Berbatov, yang termasuk dulu membela Spurs sebelum hengkang ke MU. Kini, Berbatov mencoba memberi tambahan wejangan untuk Kane.

"Langkah final aku sementara itu adalah join dengan Manchester United dan aku tahu aku akan membuat banyak orang kecewa -- terutama pengagum Tottenham -- namun aku hanya melangkah di jalur aku sendiri," ujar Berbatov kepada BBC.

"Saya tahu kecuali aku meremehkan peluang pada sementara itu, aku bisa saja tidak akan memperoleh peluang berikutnya. begitulah sepak bola. Terkadang Anda harus membuat keputusan sulit."

Kini, Berbatov tahu Kane hadapi suasana yang sama, kebimbangan yang sama. Namun, sebab sudah dulu melewatinya, Berbatov pun meminta Kane bersikap lebih terbuka, MU dapat jadi pilihan terbaiknya.

"Situasi yang sama berlangsung pada Harry kane sekarang, sama persis. Dia berada di suasana yang sama dengan saya, sebab dia menjadi ragu-ragu dan bisa saja pikirannya tidak berada di tempat yang tepat," imbuh Berbatov.

"Saya pun dahulu demikian, asumsi aku ke mana-mana. Kasusnya sama dengan Christian Eriksen, dia tidak terlalu berada di sana pada laga-laga terakhirnya. Saya melihat pertandingannya dan aku tahu bahwa asumsi Eriksen tidak ada di sana."

Berbatov pun mengingatkan Kane bahwa pada selanjutnya sepak bola adalah soal trofi. Bakal terlalu menyedihkan kecuali pemain top tidak dulu meraih trofi sepanjang kariernya.

"Kane berada di suasana yang sama. Jika ada yang benar berasal dari rumor yang beredar, jawabannya ada di asumsi Kane. Gagal meraih trofi adalah persoalan besar bagi pemain seperti Kane," sambung Berbatov.

"Usianya tidak makin lama muda. Dia ingin menengok ke belakang dan melihat trofi. Meski Spurs sekarang miliki pemain-pemain yang lebih baik, mereka masih tidak miliki kualitas tim papan atas," tandasnya.

logo

Tags: #Harry Kane